Selasa, 28 April 2009

cara reset printer canon IP 1000

cara nya:
  • cabut semua kabel yg terhubung keprinter
  • buka penutup depan (front cover)
  • tekan tombol power, dan tahan sampai ada perintah melepaskan lagi
  • colokin kabel listrik ke printer
  • tutup penutup depan (front cover)
  • lepaskan jarimu yang neken tombol power tadi,..trus nyalakan printer seperti biasa.

Senin, 27 April 2009

cara menginstalnya

1. 1 unit komputer.
2. Ram di atas 128MB jika ingin menginstall Xwindows seperti KDE dan Gnome.
3. CD FC3 (tentu saja), yang versi communitynya ada 4CD, plus 4CD rpms, dan 1 CD recovery.
4. Sebuah harddisk kosong.

Image
1. fc01
Masukkan CD ke-1 ke dalam CDROM dan boot komputer kamu. Pastikan bahwa boot sequence di BIOS telah di setel untuk boot dari CDROM. Di layar akan muncul Welcome Screen dari Fedora Core. tekan tombol ENTER untuk lanjut.

Image
2. fc02
FC akan menanyakan apakah kita ingin melakukan test atas CD-CD FC3 kita. Jika ingin cepat, pilih skip.

Image
3. fc0000
Graphical Installation Screen telah muncul disini. Klik Next. untuk panduan dibagian kiri ada help mengenai proses installasi.

Image
4. fc0001
Pilih bahasa. Disini kita mengambil English.

Image
5. fc0002
Pilih keyboard. jika bahasanya kita pilih English, maka kita pakai saja pilihan keyboard US English.

Image
6. fc0003
Installation type. Ada 4 pilihan: Personal Desktop, Workstation, Server, dan Custom. Bedanya Personal Desktop dan Workstation adalah: Workstation menginstall pula tools2 untuk development dan system administration. Di artikel kali ini kita memilih installasi server. Sebenarnya perbedaan2 di antara jenis2 installasi ini terutama cuma pada paket apa saja yang akan otomatis terpilih diinstall dan pembagian partisinya jika kita memilih partisi otomatis. Jadi walaupun kita akan menginstall server, kali ini kita juga akan menginstall paket2 xwindows seperti KDE, Gnome, dan Xfce. Klik next.

Image
7. fc0004
Disk Partitioning. Disini kita disediakan 2 pilihan, yaitu: automatic dan manual. Disini kita akan mencoba manual.

Image
8. fc0005
Ada message bahwa apakah kita ingin memformat harddisk kita? Jawab Yes. Bila di dalam harddisk kita telah ada partisi lain, misalnya kita akan membuat dual boot, maka akan muncul seperti gambar fc0006.

Image
9. fc0006
Disk setup. Disini akan ditampilkan struktur harddisk kita, karena kita menggunakan seluruh kapasitasi harddisk, maka terlihat hanya ada 1 partisi. Bila kita melakukan dual boot, maka akan terlihat partisi2 lain yang sudah ada. Silahkan klik tulisan "Free" dan kemudian klik "New".

Image
10. fc0007
Setelah kita klik New, maka muncul window untuk menyetel partisi yg ingin kita buat. Dalam artikel kali ini kita akan membuat: /, /home, dan swap. Sebenarnya persyaratan minimal partisi yang harus ada di Linux adalah / dan swap. Namun alangkah baiknya /home kita buat di partisi tersendiri, sehingga kalau sewaktu2 kita ingin menformat Linux kita, maka kita bisa menyelamatkan data kita yang ada di /home. Di dalam gambar fc0007 ini kita menyetel partisi /. Tentukan besarnya dalam MB, dan klik OK. O iya, beri nama mount pointnya di field yang tersedia paling atas.

Image
11. fc0008
buat /home. Klik OK.

Image
12. fc0009
Buat swap. Untuk memilih swap partition. Klik di field "File System Type" dan pilih swap. Ada langkah tambahan di dalam membuat swap ini, yaitu: kita tidak menentukan besarnya swap secara manual, tapi klik option "Fill to maximum allowable size". Dengan mengklik option ini maka kita akan "menghabiskan" sisa harddisk yang ada untuk swap, jadi kita tidak perlu menghitung secara manual berapa sisa harddisk yang ada untuk swap. Jelas kan? Misalkan harddisk kita ada 10GB, dan kita memberikan 6GB untuk /, 3.5GB untuk /home, nah yang untuk swap ini tidak berarti sisa 500MB, sebab ukuran 6GB dan 3.5GB itu sebenarnya tidak bulat 6GB dan 3.5GB, dan berarti swapnya tidak bulat 500MB. Daripada kita menghitung manual dan ada kemungkinan kurang, sebaiknya pakai option "Fill to maximum allowable size".

Image
13. fc0012
Tampilan ketika milih jenis file system type: yaitu swap agar lebih jelas.

Image
14. fc0014
Setelah selesai membuat mount pointnya, maka akan terlihat semuanya seperti di dalam gambar ini. Klik Next.

Image
15. fc0015Mai
Boot loarder Configuration. jika memakai dual boot, maka akan terlihat pula bootloader dari OS lain yang ada di dalam harddisk kita. Klik Next.

Image
16. fc0016
Network Configuration. Akan terlihat network card apa saja yang ada di dalam PC kita. Dan juga kita bisa memberikan IP, hostname, Gateway, DNS, dll. Di dalam artikel kali ini kita memberikan nama PC kita: fedora3.di.rumah

Image
17. fc0017
Screenshot ketika memberi nama hostname

Image
18. fc0018
Firewall Configuration. Ditanyakan apakah kita ingin mengaktifkan firewall. Kita aktifkan saja. Dan juga service apa saja yang ingin kita allow di dalam firewall. Dalam hal ini adalah SSH, HTTP (web), FTP, dan SMTP (mail). Nanti di dalam kita bisa atur lebih detail lagi. Kita perhatikan juga bahwa di FC3 ini ada settingan untuk SELinux. Ini adalah feature baru di dalam security, kita enable saja. Klik Next.

Image
19. fc0019
Additional Language Support. Kita bisa menginstall tambahan support untuk bahasa lainnya. Jadi misalkan kita ingin bisa membaca dokumen2 dalam bahasa lain, maka kita perlu menginstall bahasa yang kita inginkan tersebut. Juga disini kita diminta menentukan default language dari system kita. Dalam hal ini kita pilih English.

Image
20. fc0020
Time zone selection. Gunakan mouse untuk mengklik kota tempat tinggal kita. Dalam hal ini Jakarta. Tapi kalau tidak ada, maka kita pilih kota yang berada dalam 1 timezone dengan kita saja.

Image
21. fc0021
Set Root Password. Disini diperlukan perhatikan extra. Buat password minimal 6 karakter. Gunakan campuran antara huruf, angka, huruf kecil, capital, simbol, dan lain2 yang sulit ditebak orang lain.

Image
22. fc0022
Package Group selection. disini kamu dapat memilih apa saja yang akan diinstal. Yang hanya menjadi patokan adalah, untuk server, sebaiknya kita tidak menginstall paket2 xwindows, office, dll yang tidak perlu atau berhubungan dengan server demi sekuriti. Tapi karena kita dalam tahap belajar di dalam PC lokal kita, maka kita akan menginstall paket server, xwindows, dan juga officekamu juga dapat memilih semua paket agar lengkap

Image
23. fc0023.
About to install. Kita dikonfirmasi apakah sudah selesai memilih paket2 yang akan diinstall.

Image
24. fc0024
About to install. Kita diingatkan CD berapa saja yang diperlukan untuk installasi paket2 tersebut. Kita sediakan CD-CD tersebut di tempat yang mudah dijangkau. Klik Next.

Image
25. fc0025
Installing Packages. Proses installasi sudah berjalan. Waktu yang diperlukan kira2 sekitar 15 menit sampai dengan 30 menit, tergantung spec PC kita. Diharapkan agar kita tidakjauh dari PC karena kita diminta u8ntuk memasukkan CD2 selanjutnya
Image
26. fc0026
Setelah proses installasi selesai. FC3 akan booting, keluarkan CD dari dalam CDROM. Setelah booting akan muncul tampilan seperti ini.

Image
27. fc0027
Masih proses booting. Akan mulai terlihat service2 dijalankan, ada yang OK dan FAILED. Di dalam artikel ini karena kita menyetel menggunakan DHCP untuk IPnya tapi karena tidak ada server DHCP yang dapat dijangkau maka failed.

Image
28. fc0028
Tampilan Xnya FC3 mulai muncul

Image
29. fc0029
Welcome. Karena ini pertama kali kita memasuki Xwindowsnya, maka ada beberapa hal yang harus kita setel.

Image
30. fc0030
License Agreement. jika setuju klik Next.

Image
31. fc0031
Date and Time. Cek apakah sudah benar.

Image
32. fc0032
Display. Pilih jenis monitor, resolusi dan color depth. Kalau monitor atau graphic card kamu belum tersupport, tidak apa2, pilih saja yang sudah disediakan, nanti di dalam dapat diatur ulang.

Image
33. fc0033
System User. Kita kan sudah membuat root, kita masih dapat membuat user lainnya. Sebaiknya kita buat juga 1 user lainnya yang akan gunakan sehari2. Sebab sangat tidak baik menggunakan user root untuk aktivitas sehari2 seperti mengetik laporan, main game, dll.

Image
34. fc0034
Sound Card. Akan ditampilkan soundcard yang terdeteksi. Silahkan di test. jika belum terdeteksi, kita masih dap[at mencoba jika telah selesai.

Image
35. fc0035
Additional CDs. Kalau kita memiliki CD tambahan seperti yang akan kita dapatkan kalau membeli RedHat Enterprise Linux, kita bisa menginstall program2 tambahan di langkah ini.

Image
36. fc0036
Finish Setup. Klik Next.

Image
37. fc0037
Akan muncul login screen dari FC3.

Image
38. fc0038
Di kanan bawah layar terlihat hostname kita, yaitu dalam hal ini: fedora3.di.rumah
Masukkan username yang telah kita buat, passwordnya, dan ENTER

Image
39. fc0039
Xwindowsnya akan loading.

Image
40. fc0040
Sekarang telah muncul tampilan Xwindowsnya.

Image
41. fc0041
Menu-menu yang ada dapat di explorasi

Jumat,24 April 2009

Kegiatan:
  • Menginstall Windows XP
  • Menginstall Program pendukung Windows

Kamis, 23 April 2009

Kegiatan:
  • Menginstall Windows XP
  • Menginstall program pendukung Windows XP

Rabu, 22 April 2009

Kegiatan:
  • Menginstall Program pendukung Windows XP

Selasa, 21 April 2009

Kegiatan:
  • Menginstall DeepFreez

Senin, 20 April 2009

Kegiatan:
  • Menginstall DeepFreez

Jumat, 16 April 2009

kegiatan:
  • Menginstall Oracle
  • menginstall Linksys
  • Membongkar monitor

Jumat, 17 April 2009

Kamis, 16 April 2009

Kegiatan:
  • Install software Visual studio

Kamis, 16 April 2009

Setting IP Address di Windows

LAngkah-langkahnya:

1. Klik START -> Masuk Control panel

2. Masuk ke Network Connection

3. Klik Local Area Connection

4. Pada tab General -> pilih Internet Protocol (TCP/IP) -> properties

5. Pada tab General -> pilih Use the following IP addres

6. Isikan no IP address ; no subnet mask ; Default gateway

7. Lalu pilih juga Use the following DNS server address
-> isikan sesuai no DNS server yang digunakan ->Preferred DNS server;Alternate server

8. Kemudian klik Advanced

9. Pada tab DNS tambahkan/add no DNS server yang tadi anda isikan pada Preferred DNS server ; Alternate server

10. Setelah itu OK.

11. Masuk Command Prompt -> ketik ipconfig

12. Lalu ketik ping (no ipaddress anda) -> enter

13. Dan ping juga (no ip default gateway anda) -> enter

14. Dan conneksikan ke internet

langkah-langkah menginstall windows Xp 2

Sebelum meng-install windows pada BIOS harus di set Boot Device Priority-nya terlebih dahulu yang diarahkan ke CDROM. Untuk masuk ke BIOS tiap Motherboard mempunyai standart sendiri. Namun sebagian besar tinggal menekan tombol delete atau F2. Ketika membooting pertama kali tekan F2 atau delete untuk masuk kedalam BIOS. karena semua persiapan sudah siap, langsung saja kita mulai…

1. masukkan CD install windows kedalam CD/DVD Room, setelah itu tekan tombol power, setelah itu ketika booting cepat tekan tombol delete, jika tidak masuk kedalam BIOS berarti tipe motherboard anda menggunakan tombol F2 untuk masuk kedalam BIOS. Ulangi dengan menekan tombol reset kemudian tekan F2. Jjika sudah masuk kedalam BIOS maka akan tampil seperti gambar dibawah ini.

1

setelah itu arahkan pilhan pada boot dan pilih CD-ROM Drive, kemudian simpan perubahan yang anda lakukan tadi dengan memilih exit dan [yes]. Maka komputer akan kembali restrat

2

catatan : Dalam beberapa tipe motherboard terdapat hotkey atau shortcut untuk memilih first booting tanpa masuk kedalam BIOS, caranya adalah menekan F10

2. Setelah komputer restrat, akan tampilan yang menawarkan jika anda ingin meng-install tekan sembarang tombol, setelah itu akan tampil seperti berikut

3

3. kemudian tampilannya akan berupa seperti dibawah ini, jika anda menekan tombol [R] maka anda ingin me-repair sistem operasi windows yang sudah ada di hardisk anda, karena kita mau menginstall tekan tonbol [enter]

4. Kemudian akan muncul peringatan lisensi seperti berikut, tekan tombol [F8]

5. Setelah itu anda akan masuk kedalam bagian yang terpenting yaitu mengenai pertisi (pembagian) harddisk, dalam penginstalan ini kita mempunyai hard disk sebesar 10 GB, yang kan kita bagi menjasi 2 partisi, dengan rincian 5 GB untuk tempat install windows (drive C) dan sisanya 5 GB untuk dokument.

Langkahnya sebagi berikut : tekan tombol [C] untuk membuat partisi, isikan size-nya sebesar 5000 MB, ini merupakan partisi untuk drive C, tekan [enter]. tampak seperti pada gambar dibawah

maka akan tampil seperti berikut, dengan tamapilan drive C 5 GB (memang tidak persis yaitu mendekati 4997 MB).

Kemudian tekan tombol [C] lagi untuk membuat partisi sisanya, dan tekan [enter]. Akan tampil seperti berikut

Gambar dibawah ini menunjukkan bahwa kita sudah berhasil melakukan partisi, yaitu C dan E masing-masing 5 GB.

6. Kemudian kita masuk ke langkah yang keenam, kita diberikan 4 pilihan untuk tipe format pilih yang paling atas tipe NTFS mode quick dan tekan [enter]

7. Gambar berikut berarti sistem sedang mengcopy file ke harddisk, tunggu beberapa saat hingga loading selesai

8. Tunggu beberapa saat karena komputer akan booting lagi. ketika komputer booting anda tidak perlu lagi menekan tombol apapun,

9. Tunggu saja sampai sampai muncul gambar

Dan proses install windows sedang berlangsung, seperti tampak gambar di bawah ini, tunggu beberapa saat

kemudian pilih tombol [next]

Kemudian msukkan nama dan organisasi anda dan tekan [next]

Masukkan serial number install windows dan tekan [next]

Masukkan pasword administrator, minimal 6 digit

kemudian memasukkan daerah waktu indonesia, ppilih daerah GMT+07.00 Jjakarta dan tekan [next]

Bagian ini untuk mengatur tipe jaringan, kia bisa menyetingnnya ketika install sudah selesai, tekan tombol [next]

Tekan tombol [next]

Tekan tombol [ok]

loading windows untuk pertama kali

Tekan tombol [next]

Pilih not right now, dan tombol [next]

pilih [skip]

Untuk pendaftaran pilih, no, no at thid time kemudian [next]

Ini merupakan pilihan untuk pengguna komputer, anda bisa memilih berap banyak user yang and inginkan

Install windows tealah selesai, tekan [finish]

Tampak tampilan windows saat pertama kali,

dan windows telah dapat dipergunakan, tinggal menambah program pendukung windows xp nya saja